Description:
ABSTRAK
Era persaingan globalisasi menuntut semua perusahaan untuk memiliki sistem manajemen yang
efektif dan sistem pengukuran kinerja yang baik. Namun demikian, saat ini di Indonesia masih
banyak perusahaan yang menggunakan sistem manajemen tradisional yang tentunya penggunaan
sistem ini sangat menyulitkan perusahaan yang memiliki tujuan jangka panjang. Sistem tradisional
tidak dapat menunjukkan suatu sistem pengukuran kinerja yang baik, dimana sistem pengukuran
kinerja merupakansalah satu cara yang baik untuk tujuan jangka panjang perusahaan.
Mempertimbangkan keterbatasan ini, Robert S Kaplan dan david P Norton memperkenalkan suatu
sistem manajemn kontemporer yang dikenal dengan nama Balanced Scorecard yang merupakan
konsep untuk mengukur suatu kegiatan perusahaan berdasarkan empat perspektif yaitu, kinerja
keuangan, kepuasan pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.
Kunci keunggulan Balance Scorecard adalah tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan saja
tetapi juga pada aspek nonkeuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa
penerapan Balanced Scorecard, sebagai suatu sistem pengukuran kinerja pada salah satu
perusahaan yang bergerak di bidang jasa, melalui empat perspektif yang terkandung dalam
Balanced Scorecard. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah,
metode kuantitatif yaitu dengan mengaplikasikan data laporan keuangan dan melakukan analisis
terhadap rasio-rasio keuangan, serta melakukan penelitian kinerja selama dua periode yaitu
periode 2005 dan 2006, selain metode kuantitatif, penelitian ini juga menggunakan metode
kualitatif dengan menganalisis ke empat perspektif Blanced Scorecard yang dibandingkan dengan
teori yang terkait. Dalam mendeskripsikan dan menganalisi data, bahwa PT Securindo Packatama
Indonesia telah mulai menerapkan sistem Balanced Scorecard. Hali ini menyebabkan kinerja dan
produksi perusahaan meningkat, walaupun pada awala penerapannya, manajemen eksekutif
mengalami sedikit masalah dalam menyeimbangkan ke empat perspektif Balanced Scorecard.
Namun demikian, PT. Securindo Packatama Indonesia mengalami sedikt kendala. Dari hasil
kuesioner yang disebarkan, ada sebagian karyawan masih merasa tidak nyaman dengan
lingkungan tempat mereka bekerja, dan ada sebagian pelanggan mengaku sedikt kecewa dengan
pelayanan purna jual yang diberikan perusahaan.
Kata Kunci : Sistem Pengukuran Kinerja, Balance Scorecard
URL:
https://www.alfufauzan.my.id/uploads/Sifah_Fauziah_Nastain_15530002_(_BAB_I,II,III_).pdf
Type:
SKRIPSI
Document:
Program Studi S1 Akuntansi
Date:
01-01-2019
Author:
Sifah Fauziah Nastain_15530002